BIOGRAFI KH. AHMAD NAHRAWI

KH. AHMAD NAHRAWI

Lahir di desa Balet Baru pada tanggal 1 Januari 1923, K.H. Ahmad Nahrawi adalah putra ketiga dari H. Abu Bakar.
Pendidikan:
Beliau menempuh pendidikan di Sekolah Vervolech Shool, atau setara Sekolah Dasar, selama lima tahun. Setamat Sekolah Vervolech Shool, beliau mondok di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sumberwringin di Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember.
Pengalaman:
- Pada tahun 1946-1946, beliau menjadi anggota laskar Hisbullah daerah Jember Utara, di bawah pimpinan H. Syekh (KH.Zaini). Pada tahun 1946, beliau dikirim ke Front Surabai dan sidoharjo (red.Surabaya dan Sidoarjo).
- Pada tahun 1947, beliau menjadi anggota pasukan TNI/BN.26 Anjing Laut.RU.I.SIE.III.KIE.I di bawah pimpinan Mayor E.J.Magenda, di daerah Jember Utara, dengan tugas bergerilya di daerah Kalisat, Sukowono, dan Sumberjambe.
- Pada tahun 1948, beliau bertugas sebagai Telik Sandi dan kurir di daerah pedalaman (Hijrah.Clash ke II).
- Pada tahun 1949, masih dalam kesatuan yang sama, beliau bergerilya di daerah Sumberjambe sampai penyerahan kedaulatan RI, kembali ke pangkuan masyarakat Indonesia.
- Setelah penyerahan kembali kedaulatan RI ke pangkuan masyarakat Indonesia, beliau resign/mengundurkan diri sebagai anggota TNI karena tidak disetujui oleh ibunda beliau.
- Beliau kemudian melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Sumberwringi, Sukowono, Jember, di bawah asuhan K.H. M. Umar (Pengasuh Kedua PP. Raudlatul Ulum Sumberwringin)
- Pada tahun 1993, beliau menjadi Penasehat Anggota LVRI Maran Sukowono hingga tutup usia pada tahun 2000.
Tanda Penghargaan :
- Gelar Kehormatan Veteran Pejuang Kemerdekaan RI yang diberikan oleh Menteri Pertahanan dan Keamanan RI, Bapak LB Moerdani.
- Pemberian TUVET.
Mendirikan Pondok Pesantren
Pada tanggal 14 Januari 1956, hingga akhir hayatnya, beliau meneruskan perjuangan 45 dalam bidang Pendidikan dan Da’wah dengan mendirikan Pondok Pesantren Maqna’ul Ulum. Pendirian pondok ini bertujuan ikut menyukseskan Program Nasional, yaitu membangun bangsa Indonesia seutuhnya yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Berita Lainnya :
- Wujud Kesyukuran Menginjak Usia ke- 70 Tahun, Maqnaul Ulum Laksanakan Sujud Syukur
- Maqnaul Ulum Scout Skill Competition 2025(SSC) Pramuka Penggalang se-Besuki Raya
- Peringati Milad Ke-70 Tahun, Pondok Pesantren Maqnaul Ulum Adakan Festival Banjari se-Besuki Raya.
- Launching Rangkaian Kegiatan Peringatan 70 Tahun Pesantren Maqnaul Ulum
- Sederhana tapi Khidmat, Santri Maqnaul Ulum Gelar Upacara HUT ke-80 RI
Kembali ke Atas



